Peringatan 54th ASEAN Day; “We Care, We Prepare, We Prosper”

 

Jakarta, 8 Agustus 2021. Tepat hari ini, 8 Agustus 2021, kerja sama ekonomi Association of South East Asian Nations (ASEAN) merayakan hari jadinya yang ke-54. Di tengah upaya melawan pandemi COVID-19 yang masih berlanjut, peringatan dan perayaan Hari ASEAN tahun ini kembali digelar secara daring melalui web Sekretariat ASEAN, https://asean.org/54th-asean-day/. Tema yang diangkat disesuaikan dengan tema Keketuaan Brunei Darussalam di ASEAN 2021 – We Care, We Prepare, We Prosper (Kami Peduli, Kami Siap, Kami Sejahtera).

Sekretaris Jenderal ASEAN, Dato Lim Jock Hoi, membuka upacara online dan dalam sambutannya  menyampaikan bahwa “ASEAN telah memperkuat konsolidasi internal dan menjadi komunitas yang lebih inklusif dan tangguh sejak Pandemi COVID19 pada bulan Maret 2020.  Sekjen ASEAN juga menyatakan bahwa informasi publik tentang virus dan mitigasinya sekarang tersedia lebih komprehensif dibandingkan dengan tahun sebelumnya.  Dato Lim menegaskan kembali perlunya ASEAN untuk bekerja menuju ketahanan jangka panjang di dunia pasca pandemi dengan mempercepat transformasi ekonomi digital yang inklusif dan mencapai keberlanjutan di kawasan pada semua sektor, termasuk sektor investasi, pertanian, pembiayaan, infrastruktur, energi, dan manajemen bencana.

Secara terpisah, dalam peringatan Hari ASEAN ke-54 diselenggarakan ASEAN Online Sale Day yang merupakan kerja sama Sekretariat ASEAN dan negara anggota ASEAN untuk menghubungkan perusahaan e-commerce kepada konsumen di daerah.  Upaya ini juga merupakan bagian dari upaya ASEAN untuk membangun kembali kepercayaan konsumen, pemanfaatan teknologi digital untuk menuju pemulihan yang lebih cepat.

Sementara itu, salah satu capaian penting pada bidang ekonomi dalam usianya yang ke-54 adalah ditandatanganinya Perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada 15 November 2020 lalu dalam KTT ASEAN ke-37.  RCEP merupakan mega FTA terbesar di dunia diluar WTO yang melibatkan negara ASEAN dan 5 negara mitranya.  Implementasi RCEP ditargetkan dapat mulai dilaksanakan pada Januari 2022.  Hal ini juga membuktikan bahwa ASEAN telah bertranformasi menjadi organisasi internasional yang lebih diperhitungkan dan mengglobal.

Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN 2023, dan saat ini sudah mulai dilakukan persiapannya.  Upaya-upaya pemulihan ekonomi masih akan menjadi isu utama mengingat dinamika perekonomian di 2023 diprediksi masih dibayang-bayangi dampak pandemi.  Indonesia harus kembali mampu menjawab tantangan dan kebutuhan dunia terutama ditengah usaha keras perekonomian dunia untuk kembali pulih dari dampak pandemi dengan melahirkan gagasan besar dan konkret di kawasan.