Focus Group Discussion Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023

Jakarta, 10 September 2020.

Dalam rangka menyongsong Keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun 2023, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh seluruh Kementerian dan Lembaga yang terlibat dalam Badan Sektoral ASEAN seperti sektor keuangan, perdagangan, energi, transportasi, industri hingga sektor pariwisata.

Kegiatan dibuka oleh Bapak Dr.Rizal Affandi Lukman, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kemenko Perekonomian. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa FGD ini merupakan pertemuan awal untuk membahas kemungkinan topik-topik yang dapat diangkat menjadi prioritas Keketuaan Indonesia pada pilar ekonomi.

FGD ini menghadirkan para narasumber yang berkompeten pada bidangnya antara lain Netty Muharni (Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional dan Sub Regional, Kemenko Perekonomian), Antonius Yudi (Direktur Perdagangan ASEAN, Kemendag), Rosmalawati Chalid (Diplomat Madya, Kemenlu), Yan S. Tandiele (Direktur Akses Industri Internasional, Kemenperin), Endy Ghafur (Koordinator Fungsi Ekonomi, PTRI untuk ASEAN) dan Ibu Aghati Soofi (Koordinator Kelembagaan Regional, Kominfo)

Berdasarkan paparan narasumber dan diskusi peserta, telah diidentifikasi berbagai isu dan topik yang dapat diangkat sebagai usulan prioritas keketuaan Indonesia pada pilar ekonomi beberapa diantaranya adalah global public goods, logistics, financial technology, industry 4.0, ASEAN post 2025, dan mekanisme penanganan pandemik di masa mendatang, GR ATIGA, further advancing ASEAN intra-trade, advancing creative economy, fisheries economy, promoting digital dan e-commerce, trade facilitation, Technical and Vocational Education and Training (TVET), industri halal, dan akselerasi standar serta regulasi teknis regional/ internasional, serta upaya untuk memperkuat kerjasama dengan mitra wicara dan memperluas FTA dengan ASEAN Dialogue partner.

Para peserta yang berasal dari Kementerian dan Lembaga sangat antusias terhadap pertemuan ini dan berkontribusi bagi diskusi awal topik-topik yang dapat diangkat sebagai usulan prioritas keketuaan di pada pilar ekonomi.